Kamis, 26 Januari 2012

Tes Keamanan Pembalut


Salah satu produk yang akrab dengan wanita adalah pembalut. Sejak usia 10 tahunan hingga 45- an, produk ini tidak pernah lepas. Belum lagi adanya inovasi pantyliner, yang merupakan pembalut tipis. Otomatis, bagi sebagian wanita, produk ini selalu menemani kesehariannya.
Pembalut merupakan produk sekali pakai. Sehingga ada produsen yang mendaur ulang bahan kertas bekas untuk menghemat biaya produksi, dengan tujuan produknya bisa dijual lebih murah. Proses daur ulang ini menggunakan beberapa bahan kimia. Bahan kimia yang sering digunakan adalah pemutih. Zat pemutih digunakan untuk memutihkan, menghilangkan bau, dan membunuh bakteri yang terdapat dalam kertas bekas. Bahan pemutih ini berbahaya untuk organ reproduksi wanita.
Oleh karena itu, kita harus pandai memilih produk pembalut yang berkualitas dan aman. Berikut ini adalah cara sederhana untuk mengetahui kualitas dan keamanan pembalut yang kita pakai.
  1. Ambil segelas air putih. Gunakan gelas transparan sehingga lebih jelas
  2. Sobek produk pembalut, ambil bagian dalamnya, celupkan ke dalam air tersebut, lalu aduk
  3. Lihat perubahan warna air. Jika pembalut bersih dan higienis, air akan tetap jernih.
  4. Perhatikan apakah produk tersebut tetap utuh atau hancur seperti pulp. Jika hancur dan airnya keruh, berarti produk tersebut kurang berkualitas, dan banyak mengandung pemutih.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

thanks for your comment ^_^
I will response your comment asap :D